Warna monokromatik cocok jika Anda malas untuk menggonta-ganti desain interior rumah, karena tema monokromatik tidak akan pernah usang. Apik sekaligus abadi, mungkin menjadi istilah yang cocok bagi desain satu ini. Namun, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut untuk hasil desain monokromatik yang apik, Glitzy. 


1.Material tentu menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan. Sofa kulit berwarna hitam atau putih bisa menjadi spotlight utama di ruang tamu Anda. Bahan baja, kaca, dan polished arcylic juga cocok untuk dipadupadankan dengan warna hitam dan putih yang mendominasi desain monokromatik.  



2.Anda mungkin khawatir dengan kesan kaku dan dingin yang dihasilkan oleh monochrome design. Tapi tenang, ini bisa disiasati, kok. Bermainlah dengan pola agar memberikan kesan lebih lembut dan bersahabat. Misalnya, stripes, kotak-kotak, atau animal print bisa menjadi pilihan. 

3.Perhatikan detail material untuk memberikan atmosfer hangat di rumah Anda. Karpet bulu yang lembut atau bahan suede bisa menjadi penyelamat dari kesan kaku yang identik dengan desain monokromatik. 
 


4.Give an unexpecting splash color. Tidak perlu takut untuk bermain dengan monochrome design. Misalnya, warna kuning pada vas bunga atau hijau pada bantal. Ini bisa memberi kesan lebih dramatis sekaligus hangat pada interior design rumah Anda. Bagaimana? Timeless design ini menggoda untuk diaplikasikan, bukan? Semoga terinspirasi, Glitzy! 

Temukan inspirasi lain dari desain interior monokromatik di sini: INTERIOR HUNIAN MONOKROMATIK YANG TAK LEKANG WAKTU. 

(Shilla Dipo, Image: arcadianhome.com, home-designing.com, homeinspirationdesign.com, pdstyle.com)